Cerita Seks, Cerita Sex Dewasa, Cerita Ngentot Terbaru – Cerita Pasutri – Cerita panas pasangan pasangan suami istri memiliki fantasy seks liar dengan judul “ Permintaan Istri Bersetubuh Dengan Pria Lain Sebagai Hadiah Ulang Tahun ” yang tidak kalah serunya dan dijamin dapat meningkatkan libido seks, selamat menikmati.
Istri Selesai Bercinta
Lihat juga Video Live Artis mesum bersama seorang pejabat di salah satu hotel ternama di jakarta
klik VIDEO ARTIS MESUM DI SINI
Lihat juga Video Live Artis mesum bersama seorang pejabat di salah satu hotel ternama di jakarta
klik VIDEO ARTIS MESUM DI SINI
Cerita Pasutri: Permintaan Istri Bersetubuh Dengan Pria Lain
Cerita Sex
– Iwan dan Desi adalah sepasang suami istri yang telah dikaruniai 2
orang anak. Iwan, 34 tahun, berperawakan tinggi dan ganteng. Desi, 31
tahun, tinggi badannya sedang saja, tapi buah dada 34B dan pinggulnya
sangat menarik, sangat mengundang.
Kehidupan rumah tangga mereka terbilang
aman dan tenteram. Suatu malam, di tempat tidur, beberapa hari menjelang
hari ulang tahun Desi yang ke 32, sambil memeluk Desi, Iwan menanyakan
hadiah ulang tahun apa yang Desi mau.
“Ada satu hal yang saya mau, Mas…” ujar
Desi. “Tapi saya malu dan takut untuk mengatakannya…” ujar Desi lagi.
“Apa itu, sayang?” tanya Iwan. “Mm.. Gini.. Tapi saya minta Mas jangan
marah, ya? Ini hanya sekedar keinginan saya saja,” ujar Desi. “Iya.
Apakah itu?” tanya Iwan lagi. cerita pasutri.
“Sejak kita pertama ketemu, saya
menyukai Om Budi. Dia sangat baik dan pengertian terhadap saya. Kalau
dulu waktu kita pacaran ada masalah, saya selalu curhat kepada dia. Dia
selalu bisa mendinginkan hati saya. Itulah kenapa saya suka dia,” papar
Desi. “Lalu?” tanya Iwan.
“Saya takut dan malu mengatakannya,
Mas,” ujar Desi sambil menunduk. “Ini adalah hadiah untuk ulang tahun
kamu sayang. Apapun itu, katakanlah.. Mas akan berusaha untuk mengerti
keinginan kamu itu,” ujar Iwan. “Benarkah?” kata Desi. “Iya, sayang.
Katakanlah…” ujar Iwan sambil tersenyum.
“Begini Mas.. Bukannya saya tidak cinta
kepada Mas lagi. Tapi entah kenapa beberapa bulan terakhir ini saya
selalu teringat akan Om Budi. Ingat tentang segalanya. Sampai-sampai ada
suatu keinginan aneh yang datang, Mas…” ujar Desi. “Oke. Lalu?” tanya
Iwan. cerita pasutri.
“Entahlah.. Saya sulit mengatakannya..
Tapi.. Begini.. Kalau boleh, saya mau hadiah ulang tahun yang sangat
spesial dari Mas kali ini yaitu.. Mm.. Saya mau minta waktu kepada Mas
untuk mengijinkan saya menghabiskan waktu semalam saja dengan Om Budi…”
papar Desi sambil menatap mata Iwan.
“Waktu semalam untuk apa, sayang?” tanya
Iwan lagi. “Mm.. Saya ingin menumpahkan rasa kangen saya kepada Om
Budi…” ujar Desi lalu menunduk. Iwan terdiam. Di dalam hatinya
berkecamuk suatu perasaan yang sangat tidak menentu.
“Ini hanya keinginan saya saja, Mas..
Kalau Mas tidak mengijinkan juga, saya tidak apa-apa kok Mas…” ujar Desi
sambil tersenyum. “Apakah kamu benar-benar inginkan itu, sayang?” tanya
Iwan memastikan. “Iya. Mas.. Kalau Mas tidak keberatan,” ujar Desi.
“Baiklah.. Mas kabulkan,” ujar Iwan. cerita pasutri.
“Boleh tahu kenapa Mas mengijinkan?”
tanya Desi penasaran. “Saya ingin membahagiakan kamu. Walau terasa aneh,
tapi saya akan berusaha mengabulkannya. Karena saya sayang kamu. Tapi
cuma sekali saja kan, sayang?” tanya Iwan lagi. “Iya, Mas,” ujar Desi
sambil tersenyum.
“Pokoknya begini, segala sesuatunya kamu
yang harus urus sendiri. Saya tidak akan ikut campur. Saya hanya
sebatas memberikan ijin saja buat kamu…” ujar Iwan. “Iya, Mas.. Terima
kasih,” ujar Desi sambil mencium bibir Iwan mesra. Iwan membalas ciuman
Desi..
Tak lama merekapun langsung bersetubuh
seperti biasanya. “Saya tidak bisa membayangkan kalau kamu disetubuhi
orang lain, apalagi Om saya sendiri…” ujar Iwan sambil terus memompa
kontolnya di memek Desi. “Saya mengerti, Mas.. Mmhh.. Ohh…” desah
Desi. cerita pasutri.
“Tapi saya ingin tahu juga bagaimana
kamu kalau bersetubuh dengan pria lain…” ujar Iwan. “Nanti saya boleh
lihat, tidak?” tanya Iwan. “Boleh saja, Mas.. Nanti saya tidak akan
mengunci pintu…” ujar Desi sambil tersenyum.. Malam itu mereka
bersetubuh sampai pagi..
Satu hari menjelang hari ulang tahunnya,
Desi menelpon Om Budi untuk datang ke rumahnya dalam rangka merayakan
ulang tahunnya yang ke-32. “Siapa saja yang diundang?” tanya Om Budi di
telepon. “Hanya Om kok, sebagai tanda hormat kami kepada Om,” ujar Desi
penuh harap.
“Baiklah Om akan datang bersama tante
kamu,” ujar Om Budi. “Mm, begini Om, karena hari ini adalah hari khusus,
saya minta Om datang sendiri saja, ya.. Please…” ujar Desi. “Baiklah
kalau itu mau kamu. Jam berapa Om harus datang?” tanya Om Budi. cerita
pasutri.
“Besok jam 7 malam Om. Hanya kita
bertiga yang merayakan kok. Anak-anak sejak kemarin sudah liburan
sekolah bersama neneknya di kampung…” ujar Desi. “Janji datang ya, Om,”
tanya Desi lagi. “Iya, iya…” ujar Om Budi. Besok malamnya, bertepatan
dengan hari ulang tahun Desi, Om Budi datang ke rumah mereka. Om Budi
adalah adik kandung dari ayahnya Iwan.
Dalam umurnya yang 45 tahun, Om Budi
masih kelihatan gagah dan berwibawa. “Selamat ulang tahun ya, Des…” ujar
Om Budi sambil mencium kening Desi. “Nih, hadiah buat kamu,” ujar Om
Budi sambil menyerahkan kado. “Terima kasih, Om…” ujar Desi.
Setelah makan malam, mereka bertiga lalu
berbincang dan bersenda gurau sampai jam 10. Lalu dengan alasan sudah
mengantuk, Iwan pamit untuk tidur karena besok harus kerja. Lalu Iwan
naik ke loteng dan masuk kamarnya. Padahal sesampai di kamar, Iwan
berusaha mendengarkan pembicaraan istrinya dengan Om Budi. cerita
pasutri.
“Kok hanya Om yang diundang sih?” tanya
Om Budi. “Kan ini hari spesial buat saya. Jadi saya minta Iwan untuk
mengundang Om saja,” ujar Desi sambil berpindah duduk ke samping Om
Budi. “Memangnya kenapa?” tanya Om Budi. “Agar saya bisa curhat dengan
Om tentunya,” ujar Desi. “Mau curhat apa sih?” tanya Om Budi lagi.
“Ini kan hari spesial saya, boleh tidak
kalau saya minta sesuatu yang spesial dari Om?” tanya Desi. “Boleh
saja,” jawab Om Budi. “Mau minta apa?” tanya Om Budi menyambung. “Mm..
Boleh tidak saya minta cium sayang?” tanya Desi sambil tersenyum menatap
mata Om Budi.
“Ah, kamu ini ada-ada saja. Lagian si
Iwan bisa ngamuk tuh…” ujar Om Budi. “Tidak apa-apa kok, Om.. Saya sudah
minta ijin Mas Iwan kok,” ujar Desi. “Lalu?” tanya Om Budi. “Mas Iwan
sudah mengijinkan kok, makanya dia cepat tidur,” ujar Desi lagi. Om Budi
terdiam sambil menatap Desi. cerita pasutri.
“Boleh kan Om minta cium sayang?” pinta
Desi sambil tangannya meraih dan menggenggam tangan Om Budi. Om Budi
tetap diam sambil terus menatap Desi. “Om tidak marah, kan?” tanya Desi
sambil merapatkan tubuhnya ke Om Budi. “Tidak,” jawab Om Budi. “Hanya
saja Om merasa bingung harus bagaimana…” ujar Om Budi.
“Kenapa Om?” tanya Desi sambil mulai
berani mencium pipi Om Bud “Ya bingung.. Om sangat sayang sama kamu,
tapi harus bagaimana menghadapi Iwan nanti?” jawab Om Budi. Desi
tersenyum. Tanpa ragu Desi mulai mengecup bibir Om Budi. Om Budi tidak
membalas. Desi makin berani.
Desi langsung naik ke pangkuan Om Budi,
lalu langsung melumat bibir Om Budi. Namanya juga laki-laki, walau
bagaimana nafsu Om Budi terangsang juga akhirnya. Om Budi langsung
membalas ciuman Desi dengan liar. Keduanya saling berpagutan bagai
sepasang kekasih memadu asmara. cerita pasutri.
Tangan Om Budi mulai meraba buah dada
Desi dari luar gaun malamnya. Desi terpejam merasakan nikmatnya rabaan
tangan Om Budi di buah dadanya. “Masukkin tangannya dong, Om…” pinta
Desi sambil melepas beberapa kancing gaunnya. Tangan Om Budi langsung
masuk ke BH Desi lalu meremas-remas buah dadanya sambil sesekali jarinya
memainkan puting susunya.
“Ohh.. Terus Omm.. Hh…” desah Desi
sambil sesekali mencium bibir Om Budi. “Kita ke kamar yuk, Om?” ajak
Desi sambil turun dari pangkuan Om Budi. Terlihat celana Om Budi
menggembung besar tanda kontolnya sudah bangkit. Desi segera menarik
tangan Om Budi ke kamar anaknya.
“Tutup pintunya, Des…” bisik Om Budi.
“Tidak usah, Om.. Biarkan saja. Saya suka kalau pintu terbuka. Lebih
horny…” ujar Desi sambil melepas semua gaun malamnya. Setelah itu
dibukanya semua kancing baju Om Budi, kemudian mebuka resleting
celananya. cerita pasutri.
Tampak olehnya celana dalam Om Budi
menggembung besar.. Segera Desi melepas semua pakaian Om Budi. Dalam
keadaan telanjang, Desi merangkul Om Budi. Mereka kembali berciuman
sambil tangan mereka dengan sesuka hati meraba, meremas apapun yang
mereka mau..
Tangan Desi sambil berciuman terus
memegang, meremas, dan mengocok kontol Om Budi yang sudah tegang keras.
“Ohh.. Enak, Des.. Teruss…” bisik Om Budi sambil menggerakkan pinggulnya
seiring kocokan tangan Desi pada kontolnya. “Mau yang lebih enak lagi,
Om?” tanya Desi sambil tersenyum lalu segera berjongkok. Tak lama kontol
Om Budi sudah dikulumnya, dijilat, dihisap sambil terus agak dikocok..
“Ohh…” desah Om Budi sambil agak
mengeluarmasukkan kontolnya di mulut Desi. Setelah beberapa lama..
“Jilati memek Desi dong, Om,” pinta Desi berbisik. Om Budi mengangguk.
Segera Desi naik ke ranjang lalu membuka lebar pahanya. Terlihat
memeknya sangat merangsang dengan sedikit bulu.. cerita pasutri.
Om budi langsung menjilat dan melumat
memek Desi, terutama kelentitnya yang membuat Desi hampir menjerit
menahan nikmat. “Ohh.. Mmhh.. Sshh.. Omm.. Enakk.. Teruss…” desah Desi
sambil menggoyangkan pinggulnya. Tak lama kemudian tubuh Desi mengejang,
lalu memegang kepala Om Budi erat dan menekankannya ke memeknya.
“Mmffhh.. Ohh.. Sangat enak Omm…” desah
Desi. Om Budi lalu manaiki tubuh Desi lalu mencium bibirnya. Desi
membalas ciuman Om Budi walau mulut Om Budi masih basah oleh air memek.
“Enak, Des?” tanya Om Budi sambil tersenyum. “Iya, Om,” ujar Desi sambil
membalas senyum.
Om Budi metapa mata Desi sambil berusaha
mengarahkan kontol tegangnya ke memek Desi. Desi lalu memegang kontol
Om Budi dan mengarahkannya ke lubang memeknya. Tak lama.. Bless.. Kontol
Om Budi mulai keluar masuk memek Desi. Dengan ritme yang teratur Om
Budi terus menyetubuhi Desi. cerita pasutri.
“Ohh.. Omm.. Enakk…” desah Desi. “Terus
setubuhi Desi, Omm…” desah Desi lagi. Om Budi terus memompa kontolnya ke
memek Desi. Selang beberapa belas menit, Desi menggoyangkan pinggulnya
dengan cepat, lalu kamudian pahanya menjepit pingguk Om Budi dengan
erat. Tak lama.. Desi terkulai lemas. Desi mendapatkan orgasmenya yang
kedua.
Sementara Om Budi terus memompa
kontolnya. Selang beberapa menit, Om Burhan mempercepat gerakannya.
Kemudian.. Crott.. Crott.. Crott.. Crott.. Air mani Om Budi menyembur di
dalam memek Desi. Keduanya lalu terkulai lemas saling berpelukan tanpa
busana. cerita pasutri.
Sementara Iwan sejak mereka masuk kamar,
langsung turun dan menyaksikan persetubuhan istri dengan Om-nya sendiri
dari seberang ruangan. Badannya bergetar. Bukan bergetar karena marah,
tapi bergetar karena menahan suatu rangsangan yang timbul selama
menyaksikan persetubuhan istrinya dengan lelaki lain. Iwan beronani
sambil menyaksikan istrinya digumuli Om Budi.
Waktu itu Iwan mencapai orgasme..
Setelah melihat istrinya selesai disetubuhi Om Budi dan tergolek lemas
di ranjang, Iwan segera naik lagi ke loteng. Di kamarnya, Iwan tak henti
membayangkan sensasi rangsangan waktu melihat Desi bersetubuh dengan Om
Budi. cerita pasutri.
“Terima kasih ya, Om…” ujar Desi sambil
mencium bibir Om Budi. “Ini adalah hadiah ulang tahun terindah buat
saya,” ujarnya lagi sambil bangkit dan kembali memakai gaunnya tanpa BH
dan celana dalam. Om Budi juga segera memakai semua pakaiannya.
“Om pulang yan, Des,” kata Om Budi
sambil memeluk dan mencium bibir Desi. “Salamkan pada si Iwan ya…”
ujarnya sambil meninggalkan Desi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar